Health Encyclopedia Apa itu Migrain

Apa itu Migrain

808
0
SHARE
Apa Itu Migrain
Migrain adalah sebuah kondisi yang ditandai rasa nyeri berdenyut yang kuat pada satu sisi kepala. Dan pada keadaan lain juga disertai gejala mual mual dan muntah, gangguan pada pandangan, rasa berat sebelah pada tubuh pada tubuh, rasa nyeri, dan kaku pada leher, peningkatan sensitivitas terhadap suara, cahaya dan aroma, rasa lsu dan rasa letih

Unhealthyunhappy.com – Sakit kepala sangatlah mengganggu apalagi sampai kita terkena serangan penyakit migrain, dan semua aktivitas pun jadi berantakan. Jangan sampai ya guys, maka dari itu berikut wacana mengenail apa itu migrain agar kita dapat mencegah dan menghindari penyakit ini.

Migrain adalah sebuah kondisi yang ditandai rasa nyeri berdenyut yang kuat pada satu sisi kepala. Dan pada keadaan lain juga disertai gejala mual mual dan muntah, gangguan pada pandangan, rasa berat sebelah pada tubuh pada tubuh, rasa nyeri, dan kaku pada leher, peningkatan sensitivitas terhadap suara, cahaya dan aroma, rasa lsu dan rasa letih. Dari penyakit migrain ini yang paling ditakutkan adalah kehilangan fungsi penglihatan atau serangan yang mengarah pada serangan jantung (stroke) atau gejala adanya tumor pada otak.

Hasil gambar untuk gambar migrain

Migrain banyak sekali tipenya, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Migrain dengan aura, migrai dengan aura ini sering disebut dengan migrain klasik.
  2. Migrain tanpa aura, sedangkan migrain migrain tanpa aura dikenal sebagai migrain biasa.
  3. Migrain sebagai sindroma menstruasi, migrain ini muncul sebelumdua hari menjelang hingga tiga hari sesudah hari pertama haid.
  4. Migrain terkait menstruasi, migrain yang muncul pada periode haid.
  5. Migrain tipe basilar, migrain yang mengarah pada kesulitan berbicara, pandangan membias, pusing bahkan sampai pada kehilangan kesadaran.
  6. Migrain hemiplegik, migrain tipe ini terjadi karena faktor genetis dan sangat langka, pada tipe ini penderita merasakan rasa lemah pada satu sisi tubuh hingga beberapa hari lamanya.
  7. Migrain retinal, migrain ini banyak meyerang pada wanita. Dan yang pertama kali dirasakan sebelum terkena migrain akan mengalami gangguan penglihatan terlebih dahulu bahkan dapat menjadikan hilangnya penglihatan secara total tetapi hanya bersifat sementara dan hanya terjadi pada salah satu mata saja.
  8. Migrain okular, migrain ini jarang terjadi dan sering dialami oleh anak anak kisaran umur 6 hingga 12 tahun, namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga dapat terkena penyakit migrain tipe ini.

Tahapan terjadinya migrain

Terdapat empat tahapan yang dilalui saat seseorang terkena migrain. Empat tahapan tersebut diantaranya adalah :

  1. Gejala Prodomal (pre-monitori)

Tahap ini berlangsung selam 24 jam menjelang terjadinya serangan. Beberapa penderita mengalami seperti  : mendadak mempunyai tenaga yang luar biasa dari biasanya sehingga dapat melakukan banyak aktivitas, tenggelam pada suasana hati yang berat, perasaan letih, nafsu makan manis bertambah, mudah marah dan emosional dan mrasakan nyeri tegang bagian leher.

  1. Aura

Aura merupakan istilah yang menggambarkanperubahan sensorik yang dialami oleh satu dari sepuluhpenderita migrain. Gejala aura yang umunya terjadi adalah sebagai berikut :

  1. Gangguan visual : gangguan ini terjadi biasanya disertai dengan kilatan cahaya keperakan, garis berpola zig zag, atau penglihatan seperti dalam lorong.
  2. Mati rasa atau perasaan berat pada salah satus sisi tubuh

Setelah gangguan visual muncul selanjutnya Gejala ini dimulai, pertama yang dirasakan adalah dari tangan kemudian naik sampai ke wajah, bibir dan lidah. Kadang mati rasa ini dapat menjalar turun mencapai kaki.

  1. Kesulitan bicara, pada tahap ketiga ini sangat umum terjadi penderita migrain.
  2. Kesulitan koordinasi pada pikirandan tubuh, pada gejala ini hanya terjadi pada beberapa penderita saja.

Semua gelaja diatas mengindikasikan bahwa pada saat terjadi serangan maka otak tidak dapat bekerja secara normal. Jika berlangsung hingga kurang lebih dari 1 jam maka harus segera melakukan pemeriksaan ke tempat pengobatan terdekat.

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala ini terjadi pada di salah satu sisi saja bahkan ada juga yang terjadi pada dua sisi. Intensitas sakit kepala ini cukup tinggi dan dapat bertahan sampai 72 jam. Sakit kepala ini mencakup area selebar kening sampai ke pelipis. Sakit kepala ini disertai juga dengan munculnya gejala gejala lain, diantaranya adalah :

  1. Gangguan di seputar pencernaan, yang termasuk pada gangguan seputar pencernaan ini adalah timbulnya rasa mual, muntah bahkan sampai diare.
  2. Photophobia, pada gejala ini penderita sering merasakan dirinya menghindar dari lingkungan yang terang.
  3. Phonophobia, pada gejala ini penderita sering merasakan dirinya menghindar dari lingkungan yang bising atau ramai dan penderita biasanya mencari tempat yang tenang dan gelap sehingga nyaman untuk beristirahat.
  4. Fase Pemulihan

Ketika rasa sakit kepala mulai berangusr angsur hilang, membutuhkan beberapa hari untuk melakukan pemulihan, karena bagi penderita migrain yang mengalami fase pemulihan ini akan merasakan badan lesu dan tidak berdaya. Jadi penderita yang sudah mulai beraktivitas kembali setelah pulih dari penyakit harus dapat menjaga tubuhnya dengan baik dan jangan melakukan aktivitas secara berlebihan.

Hasil gambar untuk gambar migrain

Penyebab migrain

Pemyebab migrain disini terjadi karena ada 5 sebab, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Faktor genetik

Banyak penderita migrain yang mewarisi penyakit ini dan sering terjadi pada lingkungan keluarganya.

  1. Pembuluh darah

Migrain terjadi pada saat pembuluh darah di otak meyempit dan kemudian melebar.

  1. Sistem saraf

Serangan migrain pada sistem saraf ini sensivitas sel otak yang sangat berlebihan sehingga memicu saraf untuk megeluarkan zat zat kimia otak. Zat zat kimia ini mengakibatkan pembuluh darah di kepala melebar, sehingga menimbulkan rasa sakit, berdenyut, dan berbagai gejala migrain lainnya.

  1. Serotonin

Serotonin berperan penting untuk otak agar berfungsi normal dan juga berpengaruh terhadap pembuluh darah. Injeksi serotonin dapat menghentikan serangan migrain tetapi tindakan ini tidak digunakan karena dapat menimbulkan sejumlah efek samping yang cukup berat.

  1. Celah pada Jantung

Celah pada Jantung berperan mengatur sirkulasi darah agar menjadi lebih efisien.  Celah ini biasanya menutup setelah proses kelahiran, tetapi ada beberapa celah ini tetap terbuka Pederita migrain ini biasanya mempunyai celah pada jantung lebih besar daripada yang bukan penderita migrain. Jika celah jantung terbuka maka akan terjadi penyaringan darah terjadi tidak sempurna sehingga mengurangi kadar kemurnian. Jika darah tidak tersaring sempurna dan melewati celah pada jantung ini dan memasuki otak dapat memicu migrain pada beberapa penderita.

Pemicu Migrain

Berikut kami jabarkan pemicu penyakit migrain diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Kurangnya asupan makanan

Melewatkan jam makan mengakibatkan kurangnya zat gula yang masuk ke tubuh dan dapat mendorong terjadinya hipoglikemia yang dapt memicu serangan penyakit migrain.  Penderita penyakit migrain disarankan untuk makan dengan teratur.

  1. Jenis makanan tertentu

Pada zaman sekarang ini banyak orang yang mengasumsikan bahwa seseorang terkena penyakit migrain karena alergi terhadap makanan tertentu. Selain itu banyak juga orang yang menganggap bahwa makanan yang mengandung asam amino jenis tiramin  seperti keju dan daging olahan dapat juga memicu penyakit migrain.

  1. Minuman alkohol

Minuman alkohol seperti anggur merah, bir hitam, bir putih, juga mengandung tiramin sehingga dapat memungkinkan pemicu seseorang dapat terkena serangan migrain.

  1. Merokok

Pada rokok mengandung nikotin, dimana nikotin tersebut mengandung zat aktif yang mempunyai efek mempersempit pembuluh darah di otak. Dan asap hembusan dari rokok dapat memicu migrain pada beberapa orang.

  1. Dehidrasi

Kekurangan cairan pun dapat memicu penyakit migrain, maka dari itu bagi penerita penyakit migrain tidak kurang dari 1,5 liter sehari. Cairan ini bukan hanya air putih tetapi bisa juga teh dan kopi. Untuk mengkonsumsi kopi sehari 4 gelas masih terhitung normal dan tidak menjadikan masalah.

  1. Stress karena emosional

Migrain lebih sering dialami seseorang saat pasca periode stress dibandingkan ketika stress itu sedang melanda. Kemarahan, ketegangan, perasaan yang meluap, syok serta depresi memiliki peran dalam memicu migrain.

  1. Olahraga berlebihan

Olahraga sangan bermanfaat bagi tubuh kita, tetapi jika kita lakukan secara berlebihan juga tidak akan baik bagi kesehatan karena olahraga berlebihan dapat memicu serangan terkena penyakit migrain.

  1. Perubahan pola tidur

Bangun lebih awal dan tidur terlalu larut malam dari waktu biasanya dapat mendorong memicu  serangan penyakit migrain. Dan sebagaimana sama halnya dengan kita bangun pagi lebih lambat juga akan memicu timbulnya serangan migrain. Jika kita tidur dalam waktu lebih dari 9 jam akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

  1. Nyeri kepala dan leher

Ketegangan otot pada leher dan bahu dapat menjadi salah satu faktor pemicu serangan.  Kebanyakan nyeri otot ini dapat terjadi pada seorang pekerja kantor yang terlalu lama duduk di depan komputer dan bisa juga terjadi pada seorang pengemudi.

Hasil gambar untuk gambar sakit kepala migrain

  1. Masalah pada geligi

Perubahan struktur gigi yang mempengaruhi pola gerak menguyah makanan dapat mengakibatkan ketegangan pada otot kepala yang dapat mengarah ke serangan migrain. Selain itu menggesek gesekkan geligi saat tidur dapat juga menimbulkan ketegangan otot pipi yang dapat menjadi bagian dari rangkaian serangan. Dapat juga permasalahan seputar gigi geraham belakang juga dapat pemicu migrain sebagian orang.

  1. Cahaya terang

Kebanyakan penderita migrain banyak yang sensitif terhadap cahaya khusunya cahaya terang seperti garis garis cahaya berintensitas tinggi dan cahaya memancar selama serangan.

  1. Perubahan cuaca dan temperatur ekstrem

Suhu yang terlau dingin atau terlalu panas, angin kencang, perubahan suhu dan kelembaban dan tekanan atmosfir yang drastis dapat memicu serangan bagi penderita penyakit migrain.

  1. Aroma tajam

Aroma yang tajam seperti parfum, krim cukur, asap rokok, gas aerosol, produk produk rumah tangga dan bensin juga dapat memicu migrain bagi para penderitanya.

  1. Suara bising

Sura terlalu keras dan bising  juga dapat memicu penderita terkena penyakit migrain.

  1. Perubahan hormonal

Bagi wanita yang mengkonsumsi pil kotrasepsi atau yang sedang menjalani terapi hormon terkadang lebih akan sering terkena serangan migrain. Jika sudah terjadi berhentilah untuk mengkonsumsi pil kontrasepsi dan berhenti menjalankan terapi hormon. Selain itu perubahan hormon juga sangat berpengaruh untuk memicu penyakit ini seperti sedang menstruasi, masa menopause dan kehamilan.

  1. Pengobatan

Beberapa tindakan pengobatan yang anda jalankan atau dikonsumsi tetapi dapat memicu terkena serangan penyakit migrain maka anda perlu menyampaikan atau berkonsultasi dengan dokter yang merawat anda untuk menyarankan tindakan alternatif lainnya.

Hasil gambar untuk gambar penyakit migrain

 

Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang berjudul apa itu migrain yang menjadi pokok bahasan dalam materi ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini dan terimakasih sudah berkunjung ke unhealthyunhappy.com.

 

 

LEAVE A REPLY